ANALISIS PELAKSANAAN DINAS JAGA LAUT SAAT KEGIATAN BONGKAR MUAT LPG DENGAN METODE STS DI MT.SC COMMANDER LVII

FITRI, AMALIAH FADHILAH USEMAHU (2025) ANALISIS PELAKSANAAN DINAS JAGA LAUT SAAT KEGIATAN BONGKAR MUAT LPG DENGAN METODE STS DI MT.SC COMMANDER LVII. Diploma thesis, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

[img] Text
SAMPUL - BAB III.pdf

Download (17MB)
[img] Text
BAB IV - LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

FITRI AMALIAH FADHILAH USEMAHU, “Analisis Pelaksanaan Dinas Jaga Laut saat kegiatan Bongkar Muat LPG dengan metode STS di MT.SC Commander LVII. (Dibimbing oleh Capt. Oktavera Sulistiana dan Ibu Nurul Fadliana). Dinas jaga laut memiliki peran penting dalam menjamin keselematan, kemanan, dan kelancaran proses bongkar muat LPG, khusunya pada kegiatan Ship-to-Ship (STS) yang berisiko tinggi seperti kebocoran muatan, benturan kapal, serta kondisi cuaca ekstrem. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan perwira jaga laut, serta studi dokumentasi kegiatan STS di kapal MT. SC Commander LVII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dinas jaga laut umumnya telah mengikuti prosedur operasional yang ditetapkan, terlihat dari pelaksanaan checklist, safety meeting, pengecekan peralatan kargo, komunikasi dengan shuttle ship dan terminal station, serta keterlibatan perwira jaga dalam pemantauan operasi. Namun, implementasi tersebut belum optimal karena masih ditemukan kekurangan dalam pemantauan kondisi mooring ropes dan synthetic tails yang tidak sesuai standar OCIMF. Kendala yang dihadapi meliputi faktor teknis berupa kurangnya kepekaan kru terhadap kondisi tali tambat sehingga menimbulkan potensi bahaya seperti putusnya tali saat operasi, serta faktor eksternal berupa cuaca buruk, antara lain angin kencang di atas 30 knot, gelombang tinggi, dan perairan tidak stabil. Kondisi ini mengharuskan kegiatan bongkar muat dihentikan dan melakukan pelepasan secara darurat (emergency unmooring) tanpa bantuan mooring gang, yang meningkatkan beban kerja kru sekaligus risiko kecelakaan. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan peningkatan disiplin dan pengawasan kru, pemeriksaan rutin mooring ropes dan synthetic tails sesuai standar OCIMF dan ISGOTT, penyusunan contingency plan yang lebih terstruktur untuk menghadapi cuaca ekstrem, pembaharuan peralatan secara berkala, serta peningkatan koordinasi antar pihak penyelenggara STS agar operasi bongkar muat LPG dapat berlangsung aman, efisien, dan sesuai regulasi internasional Kata kunci: Dinas Jaga Laut, Ship to Ship (STS), Bongkar Muat LPG, Keselamatan Kerja, Tali Tambat, Tali Tunda Sintetis, Cuaca Ekstrem.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Skripsi
Skripsi > Nautika
Divisions: Nautika
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@pipmakassar.ac.id
Date Deposited: 13 May 2026 00:05
Last Modified: 13 May 2026 00:05
URI: http://eprints.pipmakassar.ac.id/id/eprint/1600

Actions (login required)

View Item View Item