MUH, SYAHDAN RIZALDY (2025) ANALISIS TEMPERATUR TINGGI PENDINGIN AIR TAWAR PADA MESIN INDUK DI KAPAL MT. MUTIARA GLOBAL. Diploma thesis, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.
|
Text
SAMPUL - BAB III.pdf Download (767kB) |
|
|
Text
BAB IV - LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (768kB) | Request a copy |
Abstract
in pendingin air tawar pada mesin induk MT.MUTIARA GLOBAL ( dibimbingoleh H.AgusSalim dan zulkifliSyamsudin ). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Fresh Water Cooler (FWC) pada mesin induk kapal MT. Mutiara Global serta hubungannya dengan temperatur Lubricating Oil (LO), faktor penyebab gangguan, dan upaya perbaikan yang dilakukan. Kapal MT. Mutiara Global merupakan kapal tanker oil product dengan sistem pendingin tertutup menggunakan air tawar sebagai media pendingin primer yang kemudian didinginkan melalui air laut di FWC. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif, mengacu pada observasi langsung, pencatatan log book temperatur FWC dan LO, wawancara dengan chief engineer, serta dokumentasi lapangan terkait kondisi sistem pendingin. Penelitian difokuskan pada periode pengoperasian kapal dari 15–19 Oktober 2023, ketika terjadi gangguan pendinginan akibat fouling pada FWC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi normal, temperatur inlet FWC berada pada 36–38°C dan outlet 65–67°C, sedangkan temperatur LO outlet stabil pada 48–50°C. Namun, selama periode gangguan, FWC outlet meningkat hingga 73°C dan LO outlet mencapai 62°C, akibat fouling pelat, filter air laut kotor, dan tekanan pompa air laut menurun. Gangguan ini berpengaruh langsung terhadap viskositas pelumas, meningkatkan risiko bearing failure, scuffing piston-liner, dan overheating mesin induk. Tindakan perbaikan yang dilakukan meliputi pembersihan FWC, descaling, flushing, monitoring temperatur secara rutin, perawatan filter air laut, serta penerapan jadwal Planned Maintenance System (PMS). Setelah perbaikan, aliran pendingin kembali normal dan temperatur FWC serta LO kembali ke rentang standar. Kesimpulannya, kinerja FWC sangat mempengaruhi kestabilan temperatur LO dan keseluruhan kinerja mesin induk. Penerapan perawatan berkala, monitoring yang ketat, dan perawatan filter air laut merupakan langkah efektif untuk mencegah overheating dan kerusakan komponen utama mesin induk. Kata Kunci: Fresh Water Cooler, Lubricating Oil, Mesin Induk, Pendinginan Tertutup, Fouling, Kapal Tanker.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi Skripsi > Teknika |
| Divisions: | Teknika |
| Depositing User: | Unnamed user with email perpustakaan@pipmakassar.ac.id |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 02:21 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 02:21 |
| URI: | http://eprints.pipmakassar.ac.id/id/eprint/1551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
