ANALISIS KETERLAMBATAN BONGKAR MUAT SECARA SHIP TO SHIP TRANSFER PADA MT. SUCCESS FORTUNE XL DENGAN MT. JENGGALA NASSIM SAAT KAPAL BERLABUH

GIGEH, PRAMUDYA HARIONO (2025) ANALISIS KETERLAMBATAN BONGKAR MUAT SECARA SHIP TO SHIP TRANSFER PADA MT. SUCCESS FORTUNE XL DENGAN MT. JENGGALA NASSIM SAAT KAPAL BERLABUH. Diploma thesis, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

[img] Text
SAMPUL - BAB III.pdf

Download (591kB)
[img] Text
BAB IV - LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

GIGEH PRAMUDYA HARIONO, 2025, Analisis Proses Bongkar Muat Secara Ship to Ship Transfer Pada MT. Success Fortune XL Decngan MT. Jenggala Nassim Saat Kapal Berlabuh. Dibimbing oleh Muhammad Syafril Sunusi dan Bachri. Bongkar muat secara Ship to Ship Transfer di pelabuhan sering mengalami permasalahan, yakni beberapa kendala yang dapat menghambat prodiktivitas bongkar muat secara Ship to Ship Transfer, antara lain banyaknya penyebab yang mengakibatkan pembuatan Letter of Protest (LOP) dan kerusakan alat yang sangat berpengaruh pada proses keterlambatan bongkar muat secara Ship to Ship Transfer pada MT. Success Fortune XL dengan MT. Jenggala Nassim saat kapal berlabuh. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui proses bongkar muat secara Ship to Ship Transfer dan apa kendala serta upaya pada saat proses keterlambatan bongkar muat secara Ship to Ship Transfer pada MT. Success Fortune XL dengan MT. Jenggala Nassim saat kapal berlabuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pendekatan ini dipilih untuk mengolah data kualitatif yang diperoleh, dengan tujuan memberikan gambaran yang akurat mengenai fakta serta karakteristik yang diamati Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses bongkar muat secara Ship to Ship Transfer berpacu pada SOP dan terdapat faktor yang mempengaruhi proses bongkar muat secara Ship to Ship Transfer pada MT. Success Fortune XL dengan MT. Jenggala Nassim saat kapal berlabuh yaitu lingkungan seperti cuaca hujan, hal yang dapat mengakibatkan pembuatan dokumen LOP serta yang sering terjadi saat proses bongkar muat yakni kerusakan alat bongkar muat, kerusakan alat yang digunakan untuk kegiatan bongkar muat karena kurangnya perawatan berkala. Upaya yang diperlukan untuk menghadapi faktor yang mempengaruhi proses bongkar muat yaitu terkait Maintenance alat oleh Crew Deck supaya tidak terlalu parah untuk dampak kerusakan, dan ketika sudah benar-benar parah, maka kapal harus memasuki waktu untuk Dry Dock. KATA KUNCI: Bongkar muat, Ship to Ship Transfer, Maintenance

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Skripsi
Skripsi > Nautika
Divisions: Nautika
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@pipmakassar.ac.id
Date Deposited: 13 May 2026 00:25
Last Modified: 13 May 2026 00:25
URI: http://eprints.pipmakassar.ac.id/id/eprint/1602

Actions (login required)

View Item View Item